Search Dataset
ANGKA PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA TAHUN 2024
Dinas Kesehatan
| # | Kecamatan | ASI Eksklusif | ASI + MPASI Dini | ASI + Susu Formula | Tidak Asi | Total |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 20 kecamatan | 4517 | 82 | 89 | 48 | 4736 |
Hasil Analisis
analisis naratif singkat capaian pemberian ASI tahun 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara:
- Jumlah Bayi (4.736) ASI Eksklusif (0–6 bulan) di Kukar pada 2024 masih belum optimal, dengan tingkat pemberian eksklusif yang relatif rendah dibandingkan target nasional Indonesia (sekitar 74 % di nasional) dan target 80 %. Hal ini tercermin dari laporan bahwa sebagian besar ibu belum memberikan ASI secara eksklusif penuh sampai usia 6 bulan.
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) – memberikan ASI segera setelah lahir – masih perlu ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memperbaiki hubungan ibu-bayi dan meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif, meskipun data spesifik lokal belum tersedia.
Pemberian ASI secara umum (bukan eksklusif) menujukkan bahwa mayoritas bayi di Kabupaten Kukar tetap menerima ASI, namun sering kali diselingi makanan atau cairan lain sebelum 6 bulan (MP-ASI dini), sehingga menurunkan angka eksklusif.
Bayi yang tidak diberikan ASI secara eksklusif atau seluruhnya meskipun relatif lebih kecil jumlahnya tetap menjadi isu penting karena berisiko pada kesehatan dan pertumbuhan, juga terkait dengan kejadian stunting yang masih ada di daerah tersebut. 🔎
Intinya: Pemberian ASI di Kukar tahun 2024 menunjukkan bahwa sebagian besar bayi tetap menerima ASI, tetapi angka pemberian ASI eksklusif masih di bawah target nasional, dengan beberapa ibu memberikan MP-ASI terlalu dini. Diperlukan peningkatan edukasi, dukungan tenaga kesehatan, dan sistem pemantauan yang kuat untuk mendorong lebih banyak ibu mencapai pemberian ASI eksklusif penuh sampai usia 6 bulan.