Search Dataset
Jumlah anak yang menerima susu dan telur
Dinas Ketahanan Pangan
| # | Kecamatan | Jumlah Siswa Penerima Manfaat | |
|---|---|---|---|
| L | P | ||
| 1 | Muara Badak | 121 | 79 |
| 2 | Muara Wis | 53 | 47 |
| 3 | Muara Kaman | 56 | 44 |
| 4 | Sang-sanga | 104 | 96 |
| 5 | Kota Bangun | 52 | 48 |
| 6 | Kota Bangun Darat | 61 | 39 |
| 7 | Loa Kulu | 76 | 24 |
| 8 | Muara Jawa | 57 | 43 |
Hasil Analisis
1. Aspek Akses (Program pemberian susu dan telur menjangkau 1.000 siswa terdiri dari 580 siswa laki-laki dan 420 siswa perempuan)
2. Aspek Partisipasi (Program ini dilaksanakan pada lingkungan sekolah sehingga seluruh siswa yang memenuhi kriteria sasaran memiliki kesempatan yang sama untuk menerima bantuan tanpa membedakan jenis kelamin)
3. Aspek Kontrol ( Karena program berupa pemberian makanan tambahan berupa susu dan telur kepada siswa, aspek kontrol lebih banyak berada pada pihak sekolah. Namun tidak terdapat perlakuan yang berbeda antara siswa laki-laki dan perempuan dalam proses pemberian bantuan)
4. Aspek Manfaat (Peningkatan asupan protein hewani, perbaikan status gizi anak usia sekolah, Dukungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik serta peningkatan daya tahan tubuh)
2. Aspek Partisipasi (Program ini dilaksanakan pada lingkungan sekolah sehingga seluruh siswa yang memenuhi kriteria sasaran memiliki kesempatan yang sama untuk menerima bantuan tanpa membedakan jenis kelamin)
3. Aspek Kontrol ( Karena program berupa pemberian makanan tambahan berupa susu dan telur kepada siswa, aspek kontrol lebih banyak berada pada pihak sekolah. Namun tidak terdapat perlakuan yang berbeda antara siswa laki-laki dan perempuan dalam proses pemberian bantuan)
4. Aspek Manfaat (Peningkatan asupan protein hewani, perbaikan status gizi anak usia sekolah, Dukungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik serta peningkatan daya tahan tubuh)